Antara aku kamu dan sebungkus nasi

Pernahkah hati anda merasa hangat? Suatu perasaan yang meluluhkan keras dan angkuhnya sisi hati anda? Saya pernah. Bukan oleh suatu bunga, coklat atau hal romantis seperti itu. Tapi oleh perhatian kecil yang tak pernah saya duga sebelumnya.
– Hati saya hangat yang pertama adalah saat saya membuka sebungkus nasi dan menyadari nasi saya lebih banyak porsinya dari biasanya. Kemudian ada yang berkata dibelakang saya, ” Oh iya, nasinya sengaja aku banyakin porsinya. Biar besok kalo kamu mau sarapan, nggak bingung mencari nasi. ”

– Hati saya hangat yang kedua adalah saat setelah bertengkar, tiba-tiba seseorang menelepon dan berkata, ” Hei, mau dibawain jajan nggak? Kamu pengen apa? ”

Dua hal diatas sudah cukup membuat menangis terisak-isak hingga nasi yang saya makan terasa asin. Dalam hati saya berbisik pelan, ijinkan saya membahagiakan orang itu TUHAN. AAMIIN.

_ditulis ketika saya menyadari sebungkus nasi ini lebih lezat dari biasanya_

Iklan

Tentang indra2wari

an ordinary people
Pos ini dipublikasikan di celoteh dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Antara aku kamu dan sebungkus nasi

  1. Arman berkata:

    perhatian2 sederhana justru bener2 mengena di hati ya…. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s